Harga Tidak Ababil, Hasil Gambar pun Stabil

             Dari sekian video playlist yang disuguhkan secara apik dalam akun Youtube resmi Smartfren Indonesia, comparison video tentang Andromax Z vs. Samsung Galaxy Grand Duos nampaknya mampu mencuri perhatian saya setelah beberapa menit meyakinkan pilihan.

            Video yang berdurasi 10 menit-an ini mengulas secara mendetil mengenai perbedaan kedua brands yang tengah menjadi sorotan publik. Ulasan mengenai hardware dan software dari masing-masing produk mampu memberikan informasi tambahan bagi para konsumen yang masih tengah mempertimbangakan apakah akan membeli Galaxy Grand Duos atau Andromax Z.

            Ketika berbicara mengenai piranti keras (red. hardware) yang dibenamkan di dalam masing-masing perangkat, terlihat perbedaannya meskipun tidak terlalu signifikan. Hal yang ditekankan adalah kekuatan baterainya. Dan, perlu diakui bahwa Andromax Z menang dalam hal ini. Hanya saja, terkadang banyak produsen ponsel pintar yang masih ‘mengecewakan’ para pengguna karena dalam beberapa kasus baterai cepat boros untuk bisa menemani aktifitas penggunanya. Tak kaget jika di zaman sekarang banyak pengguna ponsel pintar membawa baterai cadangan bersama mereka yang khawatir bila saat genting-gentingnya ponsel dibutuhkan malah low-battery. Ulasan mengenai masa hidup baterai seperti inilah yang mungkin harusnya dimunculkan dalam video ini, tapi tidak saya temukan.

            Selain masalah baterai, video ini juga berhasil membandingkan hasil jepretan kedua perangkat. Samsung Galaxy Grand Duos dan Andromax Z memiliki kamera yang sama-sama berkekuatan 5 megapixel tapi kenapa bisa Andromax Z justru mampu menghasilkan cipratan gambar yang terlihat lebih apik dan mulus ketimbang pesaingnya, Galaxy Grand Duos? Ternyata Andromax Z yang telah membenamkan fitur Image Stabiliser ini memang mampu membuat hasil gambar yang dijepret ataupun rekam tetap stabil dengan demikian pixel yang ada dalam gambar tetap rapat.

            Berbicara tentang kamera, juga tidak terlepas dengan yang namanya Flash Light – dibutuhkan di saat kondisi ruangan yang kurang pencahayaan atau di saat malam hari. Dari hasil jepretan gambar yang ditampilkan di dalam video, Andromax Z harus diakui memang hebat. Gambar yang dihasilkan jelas dan tidak blur. Berbeda dengan Galaxy Grand Duos yang hasil gambarnya memiliki saturasi agak kabur.

            Setelah kamera, hal yang menarik perhatian saya adalah piranti lunaknya. Keduanya sama-sama menggunakan OS Android tapi muncul lagi pertanyaan di dalam benak saya. Mengapa saat penyaji mengulas kedua produk dalam hal gaming performance, Andromax Z lagi-lagi unggul ketimbang Galaxy Grand Duos? Lebih lagi, waktu permainan yang menghasilkan efek tertentu, seperti cipratan dicoba, ternyata Andromax Z mampu menghasilkan pengalaman bermain yang sesungguhnya tanpa adanya kecenderungan untuk lagging.

            Dari kesemuanya itu, apabila fitur-fiturnya sudah oke, tapi harganya tidak, maka konsumen cenderung untuk menahan keinginan mereka untuk membeli produk tertentu. Namun, hal tersebut tidak terjadi pada Andromax Z. Dengan harga yang ramah dengan dompet, yaitu 2.8 juta rupiah saja dan spesifikasi yang mumpuni, kiranya hal ini sebanding dengan apa yang diinginkan konsumen.

© 2014

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s